Tidaklah hiasanku,
Indah bagai utusan Tuhanku,
Hanya serpihan debu,
Aku turuti,
Tapi ku punya firqati,
Tidak ku memiliki bagai auf yg menaburi,
Cuma sedikit tauladan ku ikuti,
Tidak ku miliki purnama yang menyinari,
Hanya sebutir yang ku gopohi,
Sebutir tercangkut dek persaudaraan,
Sebutir atau dua,
ku titip harapan,
dari rumpunan perjuangan,
Masih terkial -kial ,
Satu punya kasih yang tersemat di batu lautan kasih,
dua punya impian,
restu, punya gading yang meninggi,
Seteruslah ia punya ajaran,
pegangan dan perjuangan,
punya keindahan dan kepakaran,
punya pengorbanan,
Semua termilik,
Sebaliknya tidaklah kumiliki,
Itulah rahsia ilahi,
ku harap dipenuhi dengan sebaik- baik perancangan.
Allahu musta'an..
ويمكرون ويمكر الله والله خير الماكرين
No comments:
Post a Comment