malangnya dikau,
seandai petak kehidupan dibiar kosong,
tanpa disemai dengan semaian amal,
betapa rugi,
disaat masa dicurahkan,
bagai air mengalir ,
deras tanpa halangan,
tidakkah kau tahu,
singgahan tetamu hanyalah seketika,
semailah semaian,
buat hari tua,
agar bisa meredakan,
segala kesakitan,
juga keterasingan yang merobek jiwa,
jasad dimakan masa,
maka semailah ia berumpun,
agar lebih kukuh menahan badai,
tergumpal semangat ,
bagai jantung berdenyut kencang,
mengalir darah sekencang arus,
tampak tenang pada zahir,
maka biarlah ia kencang,
tanpa suara atas aturanNya.
sebarkan dakwah,
sirrkan wajah,
moga hati seindah taman wajah,
mengukir senyum dikala pohon segar berbuah,
hingga manfaat dua negeri,
senyumlah,syukurlah, tangislah,
atas Rahmat RabbMu,
Rabb Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
AG
Gombak,
23/2/2014

No comments:
Post a Comment